Tema Paskah PGI tahun ini adalah “Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita” berdasarkan 2 Korintus 5:17: “Jadi, siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: Yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang”. Ketika berbicara tentang ciptaan baru, kita diingatkan kembali tentang ciptaan baru yang dinilai oleh Pencipta-Nya sendiri: “Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh sangat baik” (Kej. 1:31). Ia mengantarkan manusia dan menyerahkan amanah untuk merawat ciptaan-Nya (1:28). Namun, Alkitab memberi gambaran sebaliknya tentang kegagalan manusia dalam merawat hidup yang dianugerahkan Tuhan, baik dalam hubungan antara-pribadi, antar-keluarga, antar-bangsa, dan antar-siptaan.
Tema Paskah kita mengajak kita kembali untuk merayakan dengan penuh syukur dan kegembiraan prakarsa dan karya Ilahi yang menggerakkan cinta kasih untuk menghadirkan jalan baru menerobos kebuntuan dan kekacauan yang terjadi pada ulah manusia. Di dalam Kristus yang adalah gambar-Nya (Kol 1:15), Allah telah hadir sepenuhnya di dalam sejarah untuk memulihkan ciptaan-Nya. Tak terkecuali, manusia yang diciptakan menurut gambar-Nya diciptakan “ulang” menjadi manusia baru. Ketika yang lama berlalu dan yang baru tiba, terciptalah realita kehidupan baru yang diarahkan kembali pada tujuan Allah. Dalam persekutuan dengan Kristus (Yunani: en Christo), terjadi transformasi manusia seutuhnya, mulai dari kedalaman eksistensinya yang paling personal hingga perubahan orientasi hidup dan perilakunya yang berdampak pada keluarga, masyarakat dan lingkungan hidup.
Untuk melihat secara lengkap Tema Paskah PGI 2026 silahkan klik di bawah ini.
PESAN PASKAH PGI 2026_1772683452.pdf
Unduh

0 Komentar